Rabu, 02 Desember 2009

Disiplin dan Hati

Kemarin, penasaran dengan berbagai iklan dalam media cetak maupun di tv. Penasaran dengan sebuah film yang berjudul Ninja Assasin. Akhirnya muncul juga film mengenai ninja setelah American ninja 1 hingga American ninja 5. Film Ninja Assasin ternyata diminati banyak orang. Buktinya saat saya mau ngambil tiket, antrian nya panjang abis. Kebanyakan cewek nonton Twilight New Moon, dan cowok nya nonton Ninja Assasin, dan beberapa lainnya masih penasaran dengan 2012. Ninja Assasin sendiri sangat diminati karena saya hanya dapat tiket untuk yang malam nya karena yang sorenya pun dah habis.
Film ini penuh dengan darah. Sebaiknya hanya ditonton oleh orang dewasa saja film nya. Ada beberapa inspirasi yang saya bisa simpulkan dalam persepsi saya mengenai film ini. Saya menyebutnya hati (baca Jantung) dan disiplin. Iya, film ini menggambarkan bagaimana ketika kita melakukan sesuatu dengan totalitas dan penuh disiplin kita dapat menembus batasan diri dan menjadi luar biasa. Seorang ninja seperti pemeran dalam film ninja assassin sejak kecil dilatih dengan pola disiplin yang sangat tinggi. Sebuah kesalahan mengakibatkan sebuah hukuman. Ninja ini melakukan latihan secara terus menerus hingga otak nya membentuk koneksi dan melakukan nya secara otomatis.
Hati (baca jantung) adalah bagian lain dari film ninja Assasin. Film ini menunjukkan disiplin harus selalu diiringi dengan hati (persepsi saya yach). Banyak orang berpikir disiplin dan hati adalah 2 hal yang berlawanan. Saat melakukan disiplin, kita harus tidak menggunakan hati. Film ini menunjukkan hal yang sebaliknya. Ketika disiplin sejalan dengan hati, menimbulkan sebuah dampak yang luar biasa. Kita menjadi jauh luar biasa. Saat itu, kita dapat bersifat fleksibel dengan keadaan sekitar. Saya jadi ingat sebuah presuposisi NLP yang mengatakan “Orang dengan fleksibilitas tinggi yang sukses”. Disiplin membuat kerja menjadi mahir dan bekerja otomatis, dan hati membuat fleksibiltas dalam bekerja. Sebuah duet yang luar biasa bukan?
Saatnya mengoptimalkan disiplin dan hati dalam bekerja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar