Minggu, 13 Desember 2009

Orang tua, sudahkah mengenal anak anda?

Orang Tua, sudahah kita mengenal Anak remaja kita?

Saya menjadi ingat dengan seorang sahabat , Andhyka yang pernah menulis kisah tentang seorang anak yang meminta Rp.5000 hanya untuk menggenapkan Rp.20.000 uangnya untuk membeli waktu ayahnya selama 30 menit. Berbicara tentang orang tua, saya pernah membaca sebuah buku mengenai parenting. Dalam buku tersebut , orang tua dikategorikan menjadi 4 kategori.

Kategori pertaman adalah orang tua yang dictator. Saat anaknya salah, maka ia langsung mengatakan salah tanpa perlu mendengarkan pembelaan anak. Biasanya orang seperti ini kurang mendengarkan apa yang ingin disampaikan sang anak. Tipe yang kedua adalah tipe emosional, di mana orang tua mudah menjadi marah, sedih saat anaknya melakukan sebuah kesalahan. Tipe ketiga adalah tipe baik hati, saat anaknya melakukan kesalahan dan anaknya mulai merengek, maka orang tua seperti ini biasanya langsung menuruti apa yang diinginkan sang anak. Tipe keempat adalah orang tua materialistis. Orang tua seperti ini selalu memberikan uang untuk memotivasi anaknya melakukan sesuatu.

Dalam buku yang saya baca, ibu penulis buku itu selalu mengenal dengan hati apa yang terjadi pada anaknya. Untuk mengurangi anaknya keluar malam, ia mengajak anaknya dan teman anaknya untuk menginap di rumahnya. Saat pulang sekolah, orang tua ini biasanya mengajak makan anaknya dan teman anaknya. Hasilnya hingga usia remaja penulis buku tersebut biasanya nonton bareng pacar dan ibunya.

Dalam mengasuh anak, ada beberapa kesalah pahaman yang sering terjadi. Pertama adalah, orang tua biasanya selalu menggunakan dunia nya dan memaksakan dunia nya pada sang anak. Akibatnya sang anak merasa sangat tidak nyaman. Kedua biasanya orang tua tidak memahami apa hal yang sifatnya gaul yang digunakan sang Anak. Misalnya apa arti dari lebay, peres, ol, emo,enthu, dan lain-lain. Jika Anda tahu semua hal itu, selamat Anda memiliki potensi sebagai orang tua yang luar biasa, dan bagi yang tidak bisa mengetahuinya, artinya sekarang Anda memutuskan lebih mengenal Anak Anda dan menjadi orang yang luar biasa. Kesalahan lainnya yang sering dipahami orang tua adalah orang tua biasanya menggunakan hal seperti yang terjadi pada orang tua untuk anaknya. Padahal kita tahu jika dunia ini selalu mengalami perubahan dan hanya satu hal yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri. Logika nya jika kita sekarang menggunakan computer Pentium 1 dengan program Office 2010. Maka bisa dijamin akan sulit optimal kerja komputernya. Sama dengan orang tua dan Anak, pahaman dan nilai-nilai yang ingin diterapkan orang tua pada sang anak nya harus mengalami update dan fleksibel terhadap lingkungan.


Salam Miracle
Yudhi K Gunawan
The Coach - Trainer - Therapist
+62 81342 99 3939

Certified NLP Master Practitioner dari American Board of NLP
Certified Time Line Therapy(TM) dari TLTA
Certified Hypnosis dari American Hypnosis Association

Tidak ada komentar:

Posting Komentar