Rabu, 09 Desember 2009

Makassar, Nyaman, dan Anchor

Makassar, Nyaman, dan Anchor
Hari ini diperingati sebagai hari anti korupsi. Demonstrasi melanda hamper di semua wilayah termasuk di Makassar. Di Makassar sendiri, demostrasi ini diwarnai dengan kegiatan anarkis seperti yang tampak di televisi. Malam hari, saya ke rumah pacar saya untuk mengantar nya membeli makan malam. Terlihat kota Makassar kembali menjadi kota yang nyaman. Memang kita tahu saat tadi siang sedikit menjadi tidak nyaman, tetapi saat malam hari ini kembali menjadi nyaman.

Saat berbicara aksi anarkis yang dilakukan siang hari tadi oleh mahasiswa, erat kaitannya dengan emosi yang dimiliki oleh setiap partisipan demonstrasi. Saatnya bagi mahasiswa dan semua demonstran belajar bagaimana kemampuan mengendalikan emosi. NLP memiliki sebuah teknik dalam membantu mengontrol emosi negative diri sendiri. Anchor pertama kali ditemukan oleh Pavlov yang melakukan penelitian dengan memberi makan anjing dan membunyikan bel. Hal ini dilakukan secara terus menerus hingga suatu saat Pavlov hanya membunyikan bel dan keluar air liur pada mulut anjing seolah anjing sedang mengakses makanan. Dari penelitian ini ditemukan metode anchor, di mana dengan sebuah stimulus tertentu kita dapat mengakses suatu emosi tertentu secara cepat. Contoh anchor tetapi negative adalah phobia. Saat kita phobia terhadap ular, ular menjadi stimulus untuk mengakses rasa takut. Jika untuk rasa takut bisa, artinya untuk emosi positif juga bisa.

Untuk melakukan anchor, kita menggunakan bagian tubuh kita tertentu seperti dahi kita. Setelah itu kita mengakses sebuah atau beberapa emosi positif yang pernah dialami seperti rasa senang, gembira, motivasi. Saat kita sedang mengingat kejadian itu, kita menekan dahi atau bagian tubuh kita. Lakukan untuk semua emosi positif yang kita miliki. Saat kita sedang mengakses emosi negative, silakan tekan bagian tubuh yang menjadi tempat anchor tadi untuk mengakses emosi positif.

Sholat juga menyediakan kita sebuah anchor yang menakjubkan. Beberapa syarat anchor seperti unik, dilakukan berulang dipenuhi dalam sholat. Saat sholat, ada beberapa anggota tubuh kita yang tersentuh seperti lengan, lutut, dahi kita dan saat itu kita sedang mengakses emosi positif paling powerfull yaitu emosi menghadap sang Kuasa, Allah SWT.

Salam Miracle
Yudhi K Gunawan
Trainer – Coach – Therapist
+62 81342 993939

Tidak ada komentar:

Posting Komentar