Miracle in Communication
Hari ini pacar saya yang antusias baca tulisan saya meminta dan merequest buat saya menulis bagaimana seseorang berkomunikasi dengan orang lain secara miracle. Berbicara tentang komunikasi saya jadi ingat seorang trainer luar biasa yang bernama Ikhwan Sopa. Beliau telah mengadakan lebih dari 50 kali training komunikasi. Komunikasi merupakan salah satu skill yang wajib dikuasai oleh semua orang, baik antara orang tua-anak, guru-siswa, atasan-staf, sales-customer. Keterampilan komunikasi yang baik membawa anda meraih ke sebuah kesuksesan anda.
Bagaimana sih menciptakan miracle dalam komunikasi yang anda bentuk? Sebelum menjawab hal tersebut, saya ingin menanyakan, pernahkah anda merasa bos atau guru anda membenci anda, pernahkah anda merasa susah bergaul dengan orang yang baru anda kenal, pernahkah anda gagal melakukan sesuatu akibat komunikasi anda. Banyak orang mengatakan, si A membenci saya karena ngobrol nya nga nyaman dengan saya? Benarkah si A membenci anda atau resistensi si A adalah sebuah akibat dari kurang nya harmonisasi komunikasi yang anda bangun.
Miracle dalam komunikasi terbentuk dengan langkah awal berupa persepsi. Saya ingat Ibu Issa Kumalasri selalu mengatakan “Perception is a projection”. Apa yang kita persepsikan maka itulah yang terproyeksi. Beberapa orang selalu meyakinkan dirinya dengan sebuah persepsi negative tentang seseorang misalnya si A adalah bos yang galak, si B orang nya sombong, dan lain-lainnya. Jika awalnya ia telah mempersepsikan seperti itu maka proyeksi yang ia dapatkan juga seperti itu. Itulah mengapa Al Quran melarang kita untuk berburuk sangka. Jawabannya adalah Perception is Projection.
Langkah kedua untuk membangun miracle dalam komunikasi didasarkan pada pernyataan “People like because they are like” atau orang saling menyukai karena mereka memiliki kesamaan. Kesamaan di sini bisa beraneka ragam seperti kesamaan latar belakang pendidikan, hobby, dan lain-lain. Secara garis besar, kesamaan ini dikelompokkan menjadi fisologi tubuh, intonasi suara, dan pemilihan kata. Menyamakan fisiologi tubuh memudahkan anda dalam membangun harmonisasi dalam komunikasi. Cara nya dengan menyamakan fisiologi tubuh kita. Intonasi suara juga menjadi penting. Seandainya ada seseorang dengan nada suara tinggi mengatakan “MAKAN SEKARANG”, dengan orang dengan nada suara lembut mengatakan makan sekarang, maka kita merasa nyaman dengan nada suara lembut. Artinya intonasi suara sangat berpengaruh. Coba buat hamper menyamai intonasi suara kita dengan rekan komunikasi kita. Terakhir adalah melalui pemilihan kata. Jika seseorang menggunakan kata fantastic, maka menjadi aneh kita menggunakan kata mengagumkan. Begitu pun jika seseorang memanggil anda bro, maka menjadi asing saat anda membalas nya dengan memakai sapaan Pak.
Saatnya bagi Anda sekarang melakukan Aksi menciptakan miracle in communication.
Salam Miracle,
Yudhi K Gunawan
The Coach - Trainer - Therapist
+62 81342 99 3939
Certified NLP Master Practitioner dari American Board of NLP
Certified Time Line Therapy(TM) dari TLTA
Certified Hypnosis dari American Hypnosis Association
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar